PA-Maninjau

Pimpinan

Jumlah Kunjungan

Today Today 42
Yesterday Yesterday 44
This Week This Week 387
This Month This Month 2,170
All Days All Days 2,613
 

HAWASDA PTA PADANG, KALI INI JATAH PA MANINJAU

Senin, 23 Mei 2016 Pengadilan Agama Maninjau didatangi Tim Hawasda Dra.Hj. Husni Syam (Hakim PTA Padang) selaku Ketua Tim Hawasda, Drs. H. Paskinar Said ( Hakim PTA Padang), Drs. Widon Djoni (PanMud Banding PTA Padang), Evayulita, S.Ag ( Kasubag Tata Usaha dan Rumah Tangga PTA Padang) Sebagai Anggota.

Seperti tahun – tahun sebelumnya, setiap 1 kali Semester Pengadilan Agama Se-Sumatera Barat akan didatangi oleh TIM Hawasda dari Pengadilan Tinggi Agama Padang. Oleh Sebab itu, sesuai dengan surat tugas Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang nomor W3-A/671/PS.01/IV/2016 tanggal 07 April 2016 tentang Penunjukan Koordinator, Tim Hawasbid dan Hawasda. Rombongan Tim PTA Padang melakukan Pembinaan dan Pengawasan baik dari Kesektariatan, Kepaniteraan maupun Manajemen Peradilan.

1

Hari Pertama Pembinaan dan Pengawasan langsung dilaksanakan dengan memeriksa berkas – berkas di kesektariatan dan berkas kepaniteraan.  Hari kedua dilanjutkan dengan penyampaian hasil pembinaan dan pengawasan. Semua hal yang menjadi temuan akan menjadi perbaikan untuk selanjutnya sehingga pada pengawasan semester 2 tidak lagi ditemukan temuan tersebut.

(NINA/FORDILAG/PTA-PADANG)

Justice for poor dan Justice for all, Sidang Keliling terpadu PA Maninjau

Maninjau | pa-maninjau.go.id

Kembali pada hari Kamis, tanggal 19 Mei 2016 Pelayanan Satu Atap dilaksanakan oleh Pengadilan Agama Maninjau bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama Kecamatan Malalak serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam. Sidang keliling ini dilaksanakan untuk memberikan pelayanan peradilan kepada masyarakat miskin dan masyarakat yang mengalami keterbatasan akses ke Pengadilan, sesuai dengan Misi Mahkamah Agung Republik Indonesia(Justice for poor dan Justice for all). Apalagi sesuai dengan PERMA No. 1 tahun 2014 yang menekankan pentingnya memberikan layanan bantuan hukum bagi masyarakat, terutama yang terkendala dengan biaya berperkara.

Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Camat Malalak yang dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Maninjau, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Agam, Kepala Dinas Dukcapil, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung, Kasubag Humas Kabupatem Agam, Camat Kecamatan Malalak , Kepala KUA Kecamatan Malalak dan masyarakat yang akan mengikuti sidang terpadu.

Kembali kemasa lalu, Sidang keliling terpadu perdana telah sukses dilaksanakan pada tahun 2014 di kecamatan IV Koto dan dilanjutkan di Dama Gadang Kecamatan Tanjung Raya. Pada kesempatan itu Ketua PA Maninjau pada masa itu Drs. H. Abdul Hadi, MHI  mengatakan Sidang terpadu di Kecamatan IV Koto menjadi  yang pertama di Sumatera Barat, keenam di Indonesia, dan ketujuh di tingkat Internasional. Jadi dengan kegiatan tersebut membuat Sekretaris Ditjen Badilag, H. Tukiran, SH., MM., dan Senior Advisor AIPJ(Australia Indonesia Partnership for Justice), Drs. H. Wahyu Widiana, MA datang untuk menghadiri Sidang Keliling terpadu kedua yang dilaksanakan di Dama Gadang, Kecamatan Tanjung Raya. Desa yang berada di atas bukit dan dikelilingi hutan serta jalan yang ekstrim. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan Tim PA Maninjau, KUA Kecamatan Tanjung Raya dan Dukcapil Kabupaten Agam untuk mengangkat kegiatan tersebut sehingga berbuah kesuksesan.

Foto Bersama

Pada tahun 2014 PA Maninjau di IV Koto menyidangkan 26 perkara isbat nikah, menghasilkan 25 akta nikah dan mengeluarkan 36 buah akta kelahiran. Untuk perkara isbat nikah yang bersifat volunteer di sidangkan dengan hakim tunggal, tapi yang contensius diselesaikan dengan majelis.

Pada tahun yang sama di Dama Gadang, Tanjung Raya Pengadilan Agama mengeluarkan 22 penetapan isbat nikah, KUA kecamatan Tanjung Raya mengeluarkan Kutipan Akta Nikah untuk 22 pasang dan Dinas Dukcapil Kab. Agam mengeluarkan 63 Akte Kelahiran.

Kali Ini di Kecamatan Malalak Pengadilan Agama Menerima 17 perkara  Isbat nikah, Pengadilan Agama mengeluarkan 15 Penetapan Isbat Nikah dan 2 pasang tidak hadir dikarenakan sakit, KUA Kecamatan Malalak mengeluarkan 15 pasang Akta nikah dan Dinas Dukcapil mengeluarkan 12 akte kelahiran.

Sidang dibuka dengan Basmallah dan terbuka untuk umum oleh Ketua Pengadilan Agama Maninjau Drs. M. Lekat dilanjutkan dengan sidang hakim tunggal yang terdiri dari Hakim A Drs. M. Lekat (Hakim) dan Dasril , SH ( Panitera Pengganti), Hakim B Dra. Hj. Asnita (Hakim) dan As’ad, SHI ( Panitera Pengganti), Hakim C1 Dra.Hj. Yuhi, MA ( Hakim) dan Wartinas, BA (Panitera Pengganti), Hakim C2 Efidatul Akhyar,S.Ag (Hakim) dan Hasbi, SH (Panitera Pengganti).

DSCN4935

Sidang Terpadu Hakim A

Setelah penetapan perkara Isbat Nikah ketok palu, penetapan Isbat Nikah diserahkan kepada Panitera Drs.Mawardi untuk diparaf dan ditandatangani kemudian diserahkan kepada Pemohon. Dilanjutkan dengan pendataan akta nikah oleh KUA yang dibuat berdasarkan hasil penetapan isbat nikah, serta kemudahan lainnya bagi masyarakat yang ingin mengurus akte kelahiran anak bisa langsung diajukan dan diterima pada hari itu juga oleh petugas Dukcapil.

DSCN5055

Arahan dari Ketua Pengadilan Agama Maninjau Drs. M. Lekat

Setelah Proses Sidang terpadu selesai, masyarakat yang mengikuti sidang dikumpulkan di depan kantor Camat untuk sesi Penyerahan Akta Nikah dan Akte Kelahiran, tetapi sebelum itu dalam menyampaikan arahan Ketua PA Maninjau mengingatkan masyarakat Malalak  “ Tolong beritahukan dan sebarkan kepada masyarakat yang lain bahwa ini hanya suatu kesempatan, kalau UU No 1 tahun 1974 itu direvisi ada kemungkinan tidak ada lagi Isbat Nikah sehingga tidak mungkin lagi kami turun kelapangan atau datang ke kantor kami untuk pengurusan Isbat Nikah. Jadikatakan kepada masyarakat , jangan coba-coba nikah liar karena merugikan masyarakat mereka sendiri, sedangkan nikah sekarang itu tanpa biaya (gratis) jika menikah di Kantor Urusan Agama (KUA)”. Kata Drs. M. Lekat

Selanjutnya Penyerahan Akta Nikah oleh Kepala Kemenag Kabupaten Agam dan Akte Kelahiran Anak oleh Kepala Dukcapil yang diserahkan secara simbolis.

DSCN4966

Penyerahan Penetapan Isbat Nikah kepada Pemohon

DSCN5075Penyerahan Buku Nikah Oleh Kepala Kementerian Agama Lubuk Basung

DSCN5078

Penyerahan Akte Kelahiran oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Salah seorang masyarakat Malalak menyatakan bahwa kegiatan sidang terpadu ini sangat membantu mereka disebabkan jarak antara Kecamatan Malalak dengan Kantor Pengadilan Agama lumayan jauh apalagi Kantor Dukcapil yang terletak di Lubuk Basung sehingga masyarakat harus mengeluarkan biaya yang lebih untuk pergi kesana.

(NINA/FORDILAG/PTA-PADANG)

APLIKASI SIPP MULAI MENYEBAR DI PENGADILAN AGAMA MANINJAU

MATUR|| pa-maninjau.go.id

SIPP mulai mengembangkan sayap di Pengadilan Agama Maninjau.  Aplikasi yang akan diaktifkan pada 01 Juli 2016 ini telah merambah di seluruh Pengadilan Agama Se Indonesia.

Tidak ketinggalan Pengadilan Agama Maninjau juga sudah mulai mempelajari tentang Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) yang telah diperintahkan oleh Dirjen Badilag .

Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Maret 2016 di Ruang Sidang Utama, diikuti oleh seluruh Pegawai PA Maninjau, tidak hanya Hakim dan pegawai yang bagian perkara saja tetapi bagian kesektariatan juga mengikuti Pelatihan tersebut.

Tidak main-main PA Maninjau meminta bantuan kepada salah seorang Trainer Dirjen Badilag Adil Fakhru Roza, SHI, Hakim Pengadilan Agama Sijunjung yang telah melaksanakan pelatihan di Bandung tanggal 26 – 29 Januari 2016.

IMG_20160330_163616

Kegiatan awal dengan menginstalasi Aplikasi SIPP di server Pengadilan Agama Maninjau, kemudian setelah selesai semua pegawai berkumpul di Ruang Utama untuk melaksanakan pelatihan aplikasi SIPP.

Antusias Pegawai sangat terasa karena sudah menjadi kebiasaan Pengadilan Agama Maninjau selalu semangat untuk mempelajari hal – hal baru untuk kemajuan Pengadilan Agama Maninjau.

Mungkin dikarenakan Bapak Adil pernah menjadi Hakim di Pengadilan Agama Maninjau sebelum di Pengadilan Agama Sijunjung sehingga keakraban semakin terasa.

Mulai Meja satu sampai pada putusan semua di jelaskan serta diingatkan apa saja hal – hal yang tidak boleh dilakukan yang akan berdampak terhadap Aplikasi serta kinerja Pegawai di bagian perkara.

Kehati – hatian sangat diutamakan dalam Aplikasi ini, karena jika ada hal yang fatal terjadi maka harus membuat berita Acara perubahan, ssedangkan Keunggulan Aplikasi ini semua kegiatan dapat dilihat serta dapat membantu atasan mengisi SKP.

Belajar Aplikasi SIPP ditutup pada jam 18.00 WIB, dikarenakan besok masih harus kembali ke kantor dan ada beberapa orang pegawai yang jauh.

(NS-Fordilag Korwil PTA Padang)

Pengumuman

Internal Link

  LInk MA

Arsip Berita

Pendapat Anda

Respon Untuk Web Ini ??

View Results

Loading ... Loading ...